Khasiat Belimbing

Siapa yang tidak kenal dengan belimbing ? Buah berbentuk bulat panjang dengan rusuk tajam berjumlah lima ini memang sudah umum dikenal. Rasanya manis menyegarkan dengan aroma khas yang membangunkan selera. Lantas, manfaat apa yang bisa dipetik dari buah belimbing ini.

Belimbing berasal dari India atau Sailan (Srilanka). Selain di Indonesia, budi daya belimbing juga dilakukan di negara – negara kawasan Asia Tenggara lainnya, seperti Malaysia, Thailand dan Filipina. Bahkan Amerika dan Australia yang beriklim sub tropis pun sudah dirambah belimbing.
Bentuk buahnya yang unik dengan rasa manis dan bisa diolah menjadi beragam sajian, belimbing dapat dibedakan menjadi 2 macam. Yang rasanya manis dengan bentuk bintang dikenal sebagai belimbing manis (Averrhoa Carambola) sedangkan jenis kedua adalah belimbing sayur atau belimbing uluh (Averrhoa bilim) yang rasanya asam.
Kandungan Gizi
Buah belimbing mempunyai kandungan gizi cukup tinggi yang bermanfaat bagi tubuh. Dalam 100 gram buah belimbing yang matang mengandung :
* Energi :  35 kal
* Protein :  50 gram
*  Lemak :  70 gram
*  Karbohidrat : 7,70 gram
*  Kalsium :  8 mg
*  Serat :  0,90 gram
*  Vitamin A : 18 RE
*  Vitamin C : 33 Mg
*  Niacin : 0,40 gram
Khasiat
Buah belimbing matang yang terkenal dengan rasa manis ini berkhasiat untuk meredakan berbagai macam penyakit, seperti diabetes, kolesterol, batuk, radang tenggorokan dan demam. Kandungan vitamin C yang cukup tinggi juga dipercaya sebagai obat kanker.
Bunga buah belimbing yang berwarna keunguan dipercaya berkhasiat untuk mengobati penyakit malaria. Daunnya yang rimbun berkhasiat untuk mengobati sakit maag, melancarkan air seni, hipertensi dan penyakit bisul.
Bahkan akar tanaman belimbing dapat mengobati penyakit rematik. Manfaat yang bisa kita peroleh, selain untuk kesehatan, enak dikonsumsi sebagai buah segar dan dapat juga dimanfaatkan sebagai tanaman pekarangan.

Diet Untuk Penderita Batu Ginjal

Diet Untuk Penderita Batu Ginjal, diet ginjal

Bagi penderita batu ginjal mengatur pola makan merupakan hal yang wajib untuk mengurangi/mencegah terbetuknya kembali batu ginjal
Berikut ini adalah beberapa Tips diet yang disarankan untuk penderita batu ginjal, 


1. Perbanyak minum air putih
Air adalah diet paling penting untuk mencegah batu ginjal, karena komponen pembentuk batu ginjal menjadi lebih mudah luruh bersama buang air kecil. Penderita batu ginjal disarankan untuk buang air kecil sekitar 2,5 liter dalam sehari, sehingga harus minum lebih banyak dari jumlah tersebut. Jika cuaca panas atau sedang banyak aktivitas, konsumsi air harus diperbanyak supaya lebih sering buang air kecil.

2. Batasi kalsium
Biasanya tubuh tidak akan menyerap kalsium melebihi yang dibutuhkan. Namun pada kondisi tertentu misalnya hipercalciuria, kelebihan kalsium dibuang melalui ginjal dalam bentuk air kencing. Penderita batu ginjal disarankan untuk membatasi asupan kalsium maksimal 800 mg/hari untuk pria dan 1.200 mg/hari untuk wanita.
Kalsium banyak terdapat pada sayuran hijau, susu dan berbagai produk olahan berbahan susu. Kalsium pada susu lebih mudah diserap usus dibandingkan pada sayuran hijau.

3. Batasi oksalat
Bersama kalsium, oksalat (asam yg mengandung satuan COO2) dapat membentuk kristal penyebab batu ginjal. Oleh karena itu, penderita batu ginjal disarankan untuk mengurangi atau bahkan menghindari sama sekali makanan yang banyak mengandung oksalat. Di antaranya adalah bayam, strawberry, cokelat, gandum, biji-bijian dan teh.
Penderita batu ginjal disarankan untuk membatasi konsumsi oksalat tidak lebih dari 50 mg/hari.

4. Batasi garam dan protein nabati
Membatasi konsumsi garam natrium dapat mengurangi jumlah kalsium yang dikeluarkan lewat ginjal. Oleh karena itu jika yang terbentuk adalah batu kalsium, maka konsumsi garam natrium sebaiknya dibatasi antara 2.500-3.500 mg/hari.
Sementara protein hewani bisa memicu beberapa jenis mineral di urine untuk membentuk batu ginjal. Karena itu penderita batu ginjal harus menggantikannya dengan protein nabati.

5. Perbanyak serat tidak larut
Ada 2 jenis serat yakni serat yang larut dan serat yang tak larut, masing-masing memiliki fungsi yang sama penting di dalam tubuh. Tetapi dalam hal ini, serat tak larut yang terdapat pada gandum, padi dan terigu bisa mengurangi kadar kalsium dalam urine. Serat tersebut mengikat kalsium ketika berada di usus, sehingga tidak dikeluarkan melalui ginjal.

6. Batasi konsumsi vitamin C
Salah satu hasil metabolisme vitamin C adalah oksalat. Karena oksalat bisa membentuk kristal, maka penderita batu ginjal harus membatasi asupan vitamin C.

Tomat Halau Stroke Hingga 55 Persen

Tomat Halau Stroke Hingga 55 Persen

TOMAT (Solanum lycopersicum syn)yang mengandung likopen, seperti tomat, dapat mengurangi risiko stroke pada pria. Dari hasil studi terbaru menemukan bahwa tingkat likopen tinggi dalam darah, bisa mengurangi risiko stroke pada mereka yang memiliki kadar pigmen rendah bahkan hingga 55 persen.

Menurut ketua dalam penelitian tersebut, Jouni Karppi, dari University of Eastern Finland, jika orang mengonsumsi lebih dari lima porsi buah dan sayuran dalam sehari, ia dapat terhindari dari risiko stroke. Dan tomat menjadi salah satu solusinya.

Seperti diketahui, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa likopen dalam tomat dapat menurunkan kemampuan LDL (kolesterol jahat) untuk membentuk plak di arteri, yang bisa menyebabkan serangan jantung dan stroke. Sebagai informasi, likopen juga memiliki sifat lain yang berhubungan dengan penurunan risiko stroke, seperti menghambat produksi kolesterol dan mencegah pembekuan darah.

Hubungan antara tingkat likopen yang lebih tinggi dan risiko stroke lebih rendah ditemukan oleh peneliti, ketika memperhitungkan faktor risiko stroke seperti usia, merokok dan diabetes. Selain mengandung antioksidan seperti likopen, tumbuhan asli Amerika Tengah dan Selatan ini juga memiliki beberapa manfaat lainnya, seperti unsur mangan, kromium, magnesium, besi, fosfor, Vitamin K, Vitamin B1, B6, niasin, B2, asam pantotenat dan protein. Selain itu tomat juga diperkaya dengan kandungan vitamin A, C dan K. (Myhealthdaily, Healthmeup/*/OL-06)

6 Cara Simpel Turunkan Kolesterol Jahat

KOMPAS.com — Kolesterol memang ada yang jahat dan baik. Bagaimana bila kolesterol  jahat dalam tubuh Anda termasuk tinggi? Anda tentu harus waspada karena ancaman penyakit jantung dan pembuluh darah akan mengintai.

Kadangkala Anda merasa sudah melakukan yang terbaik untuk menurunkan kolesterol, tapi tetap tidak berhasil. Mungkin ada pula di antara Anda yang sudah mencoba obat penurun kolesterol sebagai salah satu cara menurunan kolesterol yang kelewat tinggi, tapi bagaimana dengan pola makan Anda? Sudahkah Anda mengubahnya menjadi lebih sehat? Karena meskipun dengan pengobatan, tapi tanpa pola makan yang benar, kolesterol bisa tetap tinggi.

Tahukah Anda bahwa Anda bisa mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh sebanyak 10-20 persen hanya dengan mengubah pola makan sehingga makanan Anda menjadi rendah kolesterol.

Lalu, bagaimana Anda bisa tahu makanan yang bisa membuat kolesterol Anda turun? Nah… mari lihat tips simpel berikut ini

1. Perbanyak konsumsi makanan yang berkolesterol rendah, seperti kacang kedelai, kacang merah, tahu, tempe, buah segar, gandum, sayuran, dan jus sayuran.

2.  Buatlah oatmeal untuk sarapan pagi karena para banyak penelitian telah membuktikan bahwa oatmeal sangat baik untuk menurunkan kadar kolesterol Anda.

3. Gantilah telur yang biasa Anda konsumsi dengan telur rendah kolesterol, telur ini bisa Anda dapatkan di supermarket atau di pasar.

4. Cobalah ubah kebiasaan Anda yang senang mengonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak, seperti fetucini bersaus krim, makanan berkuah santan, gorengan dan jeroan, dengan beragam sayuran yang ditumis dengan sedikit minyak.

5. Perbanyak variasi makanan Anda dengan mengonsumsi seledri, daun kemangi, dan ketumbar.

6. Ganti pemakaian margarin dan minyak yang kurang sehat dengan minyak yang lebih baik untuk kolesterol Anda, seperti minyak kelapa.

sumber :  health.kompas.com

10 Buah Sehat yang Juga Mengandung Racun

Mungkin kita tidak banyak mengetahui bahwa makanan yang umum kita makan sehari – hari, baik berupa buah, sayuran ataupun seafood ternyata mempunyai racun terkandung di dalamnya, yang jika kita memakannya dalam kadar tertentu ataupun salah dalam pengolahannya bisa mengakibatkan kematian.
10 Makanan berikut ini sangat terkenal dan familier buat kita, bahkan sering dianjurkan oleh ahli gizi untuk rutin dikonsumsi demi mencukupi vitamin dan mineral tubuh. Namun mereka (para ahli gizi) mungkin lupa untuk menyebutkan tentang racun yang ada di dalamnya. Langsung saja simak 10 Buah Sehat yang Juga Mengandung Racun

1. Tomat

Banyak diantara kita yang tidak tau bahwa tomat ternyata beracun. Walau buah tomatnya sendiri tidak beracun, tetapi daun dan ranting tanaman tomat mengandung glycoalkaloid yang bisa mengakibatkan sakit perut dan gugup. Daun dan ranting tomat bisa digunakan dalam memasak, tapi tidak bisa dimakan. Glycoalkaloid ini adalah racun yang kuat yang bahkan digunakan untuk mengontrol pes.


2. Apel

Apel sangatlah terkenal sebagai buah yang enak dan sehat tetapi taukah anda bahwa apel mengandung Cyanide/ sianida, walaupun hanya dalam jumlah sedikit. Kandungan sianida ini terdapat di dalam biji apel. Walaupun memakan semua biji yang ada dalam 1 apel tidak akan mematikan, tetapi adalah sesuatu hal yang harus dijauhi. Karena bila anda memakannya dalam jumlah tertentu, akan mengakibatkan komplikasi

3. Cheri

Cheri adalah makanan yang bisa dimakan paling bervariasi. Bisa dimakan mentah, dibakar, dijadikan manisan, bahkan di dalam minuman keras. Walaupun Cheri terkenal enak, buah ini mengandung racun hidrogen sianida. Kalau pip cheri ini terkunyah atau hancur secara tidak sengaja, ia akan mengeluarkan hidrogen sianida. Keracunan hidrogen sianida dalam dosis kecil akan mengakibatkan pusing, kebingungan, dan muntah. Keracunan dalam dosis yang besar akan mengakibarkan kesulatan bernafas, kenaikan tekanan darah dan detak jantung, bahkan gagal ginjal yang bisa mengakibatkan koma dan juga kematian karena saluran pernafasan.


4. Almond

Walaupun orang menyebutnya kacang Almond sebenarnya adalah biji-bijian, yang sangat terkenal di dunia. Seperti hal nya Apel, Almond juga mengadung sianida. Almond ini sangat beracun bila tidak diproses di panas yang benar untuk mengeluarkan racun nya. Di banyak negara, Almond ini dilarang dijual sebelum diproses untuk mengeluarkan racun sianida darinya.

5. Kentang

Pasti semua dari kita sudah pernah mendengar bahkan memakan kentang. Yang belum kita dengar mungkin adalah bahwa kentang ini beracun. Ranting dan daun bahkan kentang nya sendiri beracun. Kalau anda pernah perhatikan kentang lebih dekat, kemungkinan besar dari kita pernah melihat kentang yang agak kehijau-hijauan. Ini adalah disebabkan oleh racun glycoalkaloid. Dalam sejarah, kematian akibat kentang ini pernah terjadi walaupun jarang.

Kebanyakan adalah karena meminum teh daun kentang atau memakan kentang yang kehijau-hijauan. Kematian ini tidak datang secara cepat dan mendadak, tetapi bisanya korban nya akan menjadi lemas dan kemudian jatuh koma. Oleh sebab itu, janganlah mengkonsumsi kentang yang mempunya bulatan seperti bola mata hijau, kulit kehijau-hijauan, atau yang telah berakar. Buanglah kentang-kentang tersebut daripada menyajikan nya.


6. Cabe

Sepertinya tidak ada seorang pun diantara kita yang tidak pernah memakan cabe. Apapun jenis cabe tersebut (cabe rawit, keriting, hijau, dsb) mengandung bahan kimia yang disebut capsaicin. Capsaicin inilah yang bikin cabe itu menjadi pedas. Kimia ini sangalah keras dimana bisa digunakan untuk menghilangkan cat, bahkan digunakan sebagai “pepper spray” yang bisa membutakan mata. Bilan capsaicin ini dimana dalam jumlah tertentu, akan menyebabkan kematian.

7. Kacang Monyet

Seperti halnya almond, kacang monyet ini sebenarnya bukanlah kacang melainkan adalah biji-bijian. Pada saat anda membli kacang monyet yang mentah, sebenarnya kacang tersebut sudahlah tidak mentah tetapi sudah dikukus terlebih dahulu. Ini dikarenakan, kacang ini mengandung racun urushiol yang harus di kukus dulu untuk menghilangkan racun tersebut. Keracunan kacang monyet ini sangat jarang, tetapi orang-orang yang bekerja di pabrik untuk memisahkan kacang monyet dari kulitnya kadang mengalami efek samping yang disebabkan oleh racun urushiol.


8. Jamur

Ada sekitar 5000 jenis jamur di Amerika dan sekitar 100 disebut beracun dan kurang dari selusin adalah jamur yang memtikan. Secara umum, jamur bisa mengakibatkan gangguan gas dalam pencernaan usus bagi yang alergi terhadapnya. Karena banyaknya jenis jamur yang ada didunia, sangatlah susah untuk mengetahui persis yang mana yg beracun. Pada dasarnya, jamur yang tumbuh secara liar lebih mungkin beracun. Salah satu jenis jamur yang paling beracun adalah “Alpha-amanitin”, yang dapat merusak lever.


9. Pufferfish

Ikan Pufferfish adalah veterbrata paling beracun kedua di dunia. Orang Korea dan Jepang paling suka memakan ikan ini. Banyak yang tidak tau bahwa lever dari ikan ini adalah sangan beracun yang dapat mengakibatkan kematian. Racun tersebut dikenal dengan nama tetrodotoxin yang bisa menyebakan darah tinggi, mati rasa yang dan paralysis urat yang bisa menyebabkan kegagalan dalam bernafas dan kematian.


10. Cassava (Yuca)

Mungkin tidak banyak dari kita yang tau makanan ini. Cassava banyak ditemukan di karibean dan Amerika Selatan. Cassava ini bisa dimakan manis ataupun pahit.Makanan ini mengandung cyanogenic glocosides yang ternyata sangat beracun. Dari baunya, cassava akan mengusir serangga bahkan juga binatang, dan kalau tidak di proses secara benar akan mengakibatkan kematian

Buah-buahan Yang Dapat Membuat Kulit Sehat dan Tampak Bercahaya

Buah-buahan Yang Dapat Membuat Kulit Sehat dan Tampak Bercahaya – Berbagai Manfaat dan Khasiat Buah-buahan Untuk Kecantikan

Berbagai macam cara dicari dan di coba banyak orang untuk jalan alternatip mendapatkan Kulit Sehat, cantik dan senantiasa Tampak Bercahaya, yang dalam hal ini salah satunya dengan banyak mengkonsumsi buah-buahan yang banyak mengandung serat. Banyak makan serat dari buah tidak hanya akan membuat tubuh sehat tetapi juga membuat kulit awet muda. Ada beberapa buah yang memiliki khasiat dan manfaat membuat kulit bercahaya. Kalaupun begitu, kebanyakan makan serat juga ada sisi negatipnya.

Berikut beberapa manfaat buah yang dapat membuat kulit sehat dan tampak bercahaya, yaitu:

1. Lemon
Lemon mengandung banyak vitamin C yang menjaga kulit tetap cantik. Segelas air hangat, lemon dan Madu yang diminum di pagi hari dapat menjadi pembersih kulit yang luar biasa. Lemon juga bisa diaplikasikan ke kulit untuk memudarkan bekas jerawat dan bagian hitam di siku. Lemon dan Madu juga bisa jadi pembersih kulit alami.

2. Apel
Apel merupakan antioksidan yang baik untuk mencegah kerusakan sel dan jaringan. Studi membuktikan bahwa apel mengandung elastin dan kolagen yang dapat membuat kulit awet muda.

3. Jeruk
Jeruk mengandung vitamin C yang dapat mencerahkan kulit. Sama seperti apel, jeruk mengandung kolagen yang dapat memperlambat proses penuaan kulit.

4. Pepaya
Pepaya kaya akan vitamin C, yang berguna dalam menjaga kulit yang sehat. Selain itu bila dimakan secara teratur, pepaya dapat membantu dalam evakuasi tinja, yang secara tidak langsung membantu dalam mendapatkan kulit yang bersih dan cerah.

5. Mangga
Mangga sering disebut raja buah, bukan hanya karena rasanya tetapi juga manfaat kesehatannya. Bulir halus dari mangga juga memiliki manfaat luar biasa pada kulit. Kaya dengan vitamin A dan antioksidan, membuat mangga efektif memerangi proses penuaan kulit, regenerasi sel kulit dan menjaga elastisitas kulit.

Nah itulah beberapa Buah Yang Dapat Membuat Kulit Sehat dan Tampak Bercahaya

Semoga bermanfaat

Salam sehat

Pilihan Buah Sehat untuk Ngemil

Liputan6.com, New Delhi:

 Ingin ngemil namun tetap sehat? Cobalah untuk mengonsumsi buah-buahan. Namun tak semua buah bagus untuk dikonsumsi sebagai camilan atau makanan saat senggang, karena beberapa buah justru mengadung kadar gula tinggi dan tak baik bagi Anda yang sedang menjalani diet.

Berikut beberapa pilihan buah terbaik dan terburuk untuk dijadikan camilan versi Times of India, Ahad (13/5):

1. Buah jenis berries, yakni blueberry, stroberi, raspberry, dan blackberry. Semua jenis berry itu memiliki kandungan antioksidan dan vitamin tinggi. Tak hanya itu, buah kecil berserat adalah pilihan tepat dan penuh gizi untuk Anda makan. Perlu diingat bahwa buah-buahan, terutama stroberi dan raspberry, sangat baik pada daging panggang dan salad. Jadi lanjutkan!

2. Cobalah mengonsumsi ceri yang juga kaya akan antioksidan. Meski mengandung kadar gula sedikit lebih tinggi, buah ini memiliki kadar karbohidrat rendah dan memiliki unsur serat yang penting bagi tubuh.

3. Buah apel dan pir juga pilihan tepat untuk Anda, karena keduanya memiliki kandungan gula rendah gula dan serat yang baik diserap tubuh. Meskipun buah ini tak terlalu banyak mengandung antioksidan, buah ini dapat memuaskan keinginan Anda pada rasa manis.

4. Buah persik dan aprikot juga cocok untuk dijadikan camilan, karena buah tersebut memiliki kandungan gizi yang sama seperti apel dan pir. Selain itu buah-buahan jenis ini juga pilihan cerdas untuk mendapatkan dosis yang baik dari vitamin C dan serat.

Ini dia buah yang tak begitu baik untuk dijadikan camilan.

1. Hindari buah melon dan semangka bila Anda ingin ngemil. Kedua buah ini dikenal memiliki kandungan gula sangat tinggi.

2. Hindari juga buah mangga dan pepaya untuk konsumsi terlalu sering atau jumlah banyak, karena kedua buah ini justru lebih baik dinikmati sesekali saja. Sebagai gantinya pilihlah pisang, selain mengandung banyak vitamin, buah ini juga mengenyangkan.

3. Selain mengandung kandungan bromelain yang bermanfaat bagi tubuh, buah nanas mengandung kadar gula yang tinggi. Jadi hindarilah mengonsumsinya terlalu sering daripada merasa bersalah setiap kali mengonsumsinya.

Jadi untuk pilihan camilan dan makanan ringan cerdas, pilihlah makanan yang sehat selain mengenyangkan. Karena pilihan yang bijaksana akan membuat hidup Anda sehat dan bahagia.(SHA)

Salam Sehat

Khasiat Buah Sawo Untuk Kesehatan

Selain kaya gula, sawo juga mengandung zat gizi lain seperti mineral, vitamin, karbohidrat, dan serat pangan. Buah ini juga baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.Buah sawo (Achras sapota L) cukup dikenal masyarakat Indonesia. Baunya harum dan rasanya manis lezat. Dalam bahasa Inggris, sawo disebut sapodilla, chikoo, atau sapota. Di India, sawo disebut chikoo, di Filipina dikenal sebagai tsiko, dan di Malaysia ciku. Masyarakat Tionghoa menyebut buah sawo sebagai hong xiêm.Buah sawo matang biasanya dikonsumsi dalam keadaan segar. Rasa getahnya masih sering melekat pada mulut. Dalam kondisi matang, buah ini dapat dibuat menjadi minuman segar atau sebagai campuran es krim. Namun, hal tersebut belum diusahakan secara komersial.Sawo berasal dari Amerika Tengah dan Meksiko. Di India, Sri Lanka, Filipina, Meksiko, Venezuela, Guatemala, dan Amerika Tengah, buah sawo sudah dibudidayakan secara komersial. Di Indonesia, sawo umumnya dibudidayakan sebagai tanaman pekarangan untuk dinikmati buahnya, terutama di daerah Sumatera Barat, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Biji sawo berwarna hitam berkilat atau coklat kehitaman. Bentuknya pipih dan besar. Biji sawo mengandung saponin, kuersetin, dan minyak sebanyak 23 persen. Biji sawo sebaiknya tidak dikonsumsi karena kandungan asam hidrosianik yang cukup tinggi dapat menjadi racun. Sementara itu, bunga sawo merupakan bahan utama pembuatan parem, yaitu bubuk obat tradisional yang digosokkan pada seluruh badan pada ibu yang baru melahirkan.

Rasa buah sawo yang manis membuat buah ini banyak penggemarnya. Rasa manis ini disebabkan kandungan gula dalam daging buah dengan kadar 16-20 persen.

Bukan hanya gula, dalam daging buah sawo terkandung pula lemak; protein; vitamin A, B, dan C; mineral besi, kalsium, serta fosfor.

Buah sawo memiliki kandungan mineral cukup baik. Buah ini merupakan sumber kalium yang baik, yaitu 193 mg/100 g. Di lain pihak, sawo juga memiliki kadar natrium yang rendah, 12 mg/100 g. Perbandingan kandungan kalium dan natrium yang mencapai 16:1 menjadikan sawo sangat baik untuk jantung dan pembuluh darah.

Selain kaya kalium, sawo juga mengandung sejumlah mineral penting lainnya.
Kandungan mineral lainnya per 100 gram buah sawo adalah: kalsium (21 mg), magnesium (12 mg), fosfor (12 mg), selenium (0,6 mg), seng (0,1 mg), dan tembaga (0,09 mg).

Sawo juga kaya akan vitamin C, yaitu 14,7 mg/100 g. Konsumsi 100 gram sawo dapat memenuhi 24,5 persen kebutuhan tubuh akan vitamin C setiap hari. Vitamin C dapat bereaksi dengan berbagai mineral di dalam tubuh. Vitamin C berperan penting dalam metabolisme tembaga.

Selain itu, konsumsi vitamin C dalam jumlah cukup dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi. Vitamin C juga dapat berinteraksi dengan berbagai vitamin lain, seperti vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan.

Buah sawo juga mengandung asam folat, 14 mkg/100 g. Asam folat diperlukan tubuh untuk pembentukan sel darah merah. Asam folat juga dapat membantu pencegahan terbentuknya homosistein yang sangat berbahaya bagi kesehatan.

Vitamin lain yang juga terkandung pada buah sawo adalah: riboflavin, niasin, B6, dan vitamin A. Meskipun dapat digunakan sebagai sumber vitamin dan mineral, sawo sebaiknya tidak diberikan kepada bayi karena getahnya dikhawatirkan akan mengganggu saluran pencernaan.

Buah sawo juga mengandung banyak gula sehingga baik untuk digunakan sebagai sumber energi. Namun, buah ini tidak dianjurkan bagi penderita diabetes melitus karena dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat.

Empuk dan Mulus

Sawo yang siap dikonsumsi adalah sawo matang. Buah mentah tidak enak dimakan karena keras. Rasanya pahit dan kelat disebabkan tingginya kandungan tanin dan kaustik. Sawo yang berkualitas baik adalah sawo yang empuk dan berwarna coklat tua.

Masalah bentuk dan besarnya tidak jadi masalah, yang terpenting kulitnya harus mulus. Jangan memilih sawo yang ada luka, goresan, atau lubang sekecil apa pun. Selain itu, jangan memilih sawo yang memiliki bekas getah di bagian kulit. Sawo yang kulitnya cacat punya daging bagian bawah yang rusak atau keras.

Buah yang telah matang dapat disimpan pada suhu rendah untuk memperpanjang umur simpannya. Buah matang yang disimpan pada suhu 0 derajat celsius dapat bertahan 12-13 hari. Buah yang masih mentah bila disimpan pada suhu 15 derajat celsius dapat bertahan dalam keadaan baik selama 17 hari. Buah sawo mentah yang disimpan pada suhu lebih rendah lebih dari 10 hari tidak akan matang secara normal.

Untuk merangsang supaya cepat matang, sawo perlu diperam, setelah dicuci untuk menghilangkan bagian kulitnya yang mati. Ada beberapa cara pemeraman. Buah ditempatkan dalam wadah yang tertutup (misalnya dalam peti atau karung) selama beberapa hari. Namun, cara pemeraman demikian akan menjadikan buah matang tidak dalam waktu bersamaan. Guna mendapatkan sawo yang matang serentak, buah dimasukkan ke dalam tempat yang tertutup rapat, kemudian diberi karbit atau diasapi.

Buah sawo sangat rawan tercemar mikroba karena kandungan air dan zat gizinya yang tinggi. Geotrichum candidum, Cladosporum oxysporium, dan Penicillium italicum adalah contoh mikroba yang sering terdapat pada buah sawo.

Untuk menjaga agar sawo yang matang tidak diserang mikroba patogen, sebaiknya gunakan fungisida benlate. Perlakuan secara alamiah, tanpa menggunakan zat kimia, sulit sekali untuk mendapatkan hasil terbaik. Oleh karena itu, untuk menjaga keamanan, sebaiknya buah sawo dicuci terlebih dahulu sebelum dimakan

Diet Untuk Penderita Ginjal Kronik

Diet Untuk Penderita Ginjal Kronik, diet ginjal

pada penyakit ginjal kronik terjadi penurunan fungsi ginjal yang cukup nyata dan berlangsung lama. Pelaksanaan diet diperlukan untuk mencukupi asupan makanan dengan gizi seimbang tanpa memperberat fungsi ginjal, serta mencegah atau meminimalkan laju kerusakan ginjal.

Diet pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik pada dasarnya mencoba memperlambat penurunan fungsi ginjal lebih lanjut dengan cara mengurang beban kerja nephron dan menurunkan kadar ureum darah. Standar diet pada Penyakit Ginjal Kronik Pre Dialisis dengan terapi konservatif adalah sebagai berikut:

1. Syarat Dalam Menyusun Diet

Energi 35 kkal/kg BB, pada geriatri dimana umur > 60 tahun cukup 30 kkal/kg BB, dengan ketentuan dan komposisi sebagai berikut:

– Karbohidrat sebagai sumber tenaga, 50-60 % dari total kalori
– Protein untuk pemeliharaan jaringan tubuh dan mengganti sel-sel yang rusak sebesar 0,6 g/kg BB. Apabila asupan energi tidak tercapai, protein dapat diberikan sampai dengan
0,75 g/kg BB. Protein diberikan lebih rendah dari kebutuhan normal, oleh karena itu diet ini biasa disebut Diet Rendah Protein. Pada waktu yang lalu, anjuran protein bernilai biologi tinggi/hewani hingga ≥ 60 %, akan tetapi pada saat ini anjuran cukup 50 %. Saatini protein hewani dapat dapat disubstitusi dengan protein nabati yang berasal dari olahan kedelai sebagai lauk pauk untuk variasi menu.
– Lemak untuk mencukupi kebutuhan energi diperlukan ± 30 % diutamakan lemak tidak jenuh.
– Kebutuhan cairan disesuaikan dengan jumlah pengeluaran urine sehari ditambah IWL ±
500 ml.
– Garam  disesuaikan  dengan  ada  tidaknya  hipertensi  serta  penumpukan  cairan  dalam tubuh. Pembatasan garam berkisar 2,5-7,6 g/hari setara dengan 1000-3000 mg Na/hari.
– Kalium disesuaikan dengan kondisi ada tidaknya hiperkalemia 40-70 meq/hari
– Fosfor yang dianjurkan ≤ 10 mg/kg BB/hari
– Kalsium 1400-1600 mg/hari

2. Bahan Makanan yang Dianjurkan
– Sumber Karbohidrat: nasi, bihun, mie, makaroni, jagng, roti, kwethiau, kentang, tepung- tepungan, madu, sirup, permen, dan gula.
– Sumber Protein Hewani: telur, susu, daging, ikan, ayam.
Bahan Makanan Pengganti Protein Hewani
Hasil olahan kacang kedele yaitu tempe, tahu, susu kacang kedele, dapat dipakai sebagai pengganti protein hewani untuk pasien yang menyukai sebagai variasi menu atau untuk pasien vegetarian asalkan kebutuhan protein tetap diperhitungkan. Beberapa kebaikan dan kelemahan sumber protein nabati untuk pasien penyakit ginjal kronik akan dibahas.
– Sumber Lemak: minyak kelapa, minyak jagung, minyak kedele, margarine rendah garam, mentega.
– Sumber Vitamin dan Mineral
Semua sayur dan buah, kecuali jika pasien mengalami hipekalemi perlu menghindari buah dan sayur tinggi kalium dan perlu pengelolaan khusus yaitu dengan cara merendam sayur dan buah dalam air hangat selama 2 jam, setelah itu air rendaman dibuang, sayur/buah dicuci kembali dengan air yang mengalir dan untuk buah dapat dimasak menjadi stup buah/coktail buah.
3. Bahan Makanan yang Dihindari
– Sumber Vitamin dan Mineral
Hindari  sayur  dan  buah  tinggi  kalium  jika  pasien  mengalami  hiperkalemi.  Bahan makanan tinggi kalium diantaranya adalah bayam, gambas, daun singkong, leci, daun pepaya, kelapa muda, pisang, durian, dan nangka.
Hindari/batasi makanan tinggi natrium jika pasien hipertensi, udema dan asites. Bahan makanan tinggi natrium diantaranya adalah garam, vetsin, penyedap rasa/kaldu kering, makanan yang diawetkan, dikalengkan dan diasinkan.

Diet Untuk Mencegah Batu Ginjal

Diet Untuk Mencegah Batu Ginjal, diet ginjal

Diet untuk mencegah batu ginjal sebenarnya tidak begitu khusus dan spesial, intinya adalah hanya membatasi mengkonsumsi produk makanan yang mengandung senyawa/zat  kalsium, oksalat, fosfat,. Mengapa begitu?

Karena jika kita selalu mengkonsumsi berlebihan makanan yang mengandung senyawa/zat tersebut, akan berpotensi terbentuknya batu ginjal.

Berikut ini adalah diet yang bisa kita lakukan untuk menghindari penyakit batu ginjal :

1. Mengurangi makanan sumber kalsium, oksalat, fosfat, dan urat

Sumber kalsium : susu, ikan teri, produk olahan susu
Sumber oksalat : sayuran hijau, kentang, ubi, anggur, lobak, almond, cokelat, teh
Sumber fosfat : susu, daging
Sumber urat : asparagus, jamur, brokoli, bayam
Mengurangi bukan berarti tidak boleh mengkonsumsinya sama sekali. Seperti yang sudah dijelaskan, semua senyawa ini penting untuk tubuh kita, namun harus sesuai dengan porsi yang dibutuhkan.

2. Perbanyak minum air putih

Minum air putih sedikit-sedikit namun sering. Hal ini dilakukan untuk menjaga volume urin yang akan dikeluarkan oleh tubuh kita.
Itulah pembahasan mengenai cara untuk mencegah batu ginjal. Tidak ada kata terlambat untuk menjaga kesehatan. Ingat, kesehatan itu mahal harganya.